Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

Mengejar Untuk Berhenti

  Sebelum akhirnya dirimu dipaksa berhenti mengharapkannya, sebelum akhirnya kau dipaksa memindahkan haluan juangmu dan sebelum akhirnya kau dipaksa merelakan seluruhnya, pernah ada sepotong kalimat yang kau ucapkan ketika dia berjalan memunggungimu, ketika kau melepaskannya dengan segala keterpaksaan, dulu.  Di hidupmu, dia pernah menjadi alasan kau menengadahkan tangan lebih tinggi dan bersujud lebih lama karena begitu berharap agar Tuhan mempersatukan kalian. Dia pernah menjadi alasanmu berusaha lebih giat dan berjuang lebih keras karena begitu ingin menjadi cukup di hadapannya. Dia pernah menjadi alasanmu tak peduli pada air matamu sendiri karena begitu ingin melihatnya tersenyum. Tapi, dia tak pernah memedulikanmu. Dia terlalu sibuk menyusun rencana untuk membersamai seseorang yang jelas-jelas mengabaikannya sekarang. Dia terlalu kencang berlari mengejar seseorang yang sekarang sudah tak ingin didapatkan olehnya. Dia terlalu erat berpegangan pada tangan seseorang yang bah...