Hai apa kabar? Teruntuk kau yang suatu saat akan menjadi pendamping hidupku. Banyak pertanyaan yang ingin aku tanyakan kepadamu. Seperti sedang apa kau sekarang? Bagaimana sekolah atau kuliahmu? Atau kau mungkin sudah bekerja? Atau kau malah belum lahir? Atau kau bahkan dari belahan dunia lain yang tidak memahami bahasa tulisanku ini? Tidak masalah. Yang penting aku sudah menuliskanya. Urusan terbaca atau tidak, itu urusan belakangan. Bukankah sesuatu yang dilakukan dengan tulus, tidak harus menerima balasan? Begitu kata orang bijak. Saat aku menulis ini, usiaku baru memasuki 20 tahun. Usia yang katanya merupakan titik dimana kita mulai bertemu dan menghadapi kehidupan yang sesungguhnya. Usia dimana kita mulai memikirkan banyak hal. Tentang bagaimana kehidupan kita kelak atau bahkan siapa jodoh kita nanti. Aku menulis ini dengan sadar, dan ingin berpesan kepadamu, yang suatu saat akan menjadi takdir untuk hidupku. Mungkin saat ini, kau sedang menempuh perjalanan panjang untuk mene...
Tempat menuangkan pikiran lewat tulisan